• PETA WILAYAH DESA MANDALAMEKAR

    Desa Mandalamekar merupakan salah satu Desa yang masuk ke Wilayah Kabupaten Bandung berada dikawasan Bandung Utara yang mempunyai Wilayah Perbukitan serta mempunyai Lingkungan yang masih asri dan hijau.

  • KANTOR DESA MANDALAMEKAR

    Kantor Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung yang cukup Megah berdiri diatas Lahan Hasil dari Hibah salah seorang Warga Desa Mandalamekar serta berada di Pinggir Jalan Kabupaten Bandung tepatnya di Jalan Panyandaan RT 003 RW 004 Desa Mandalamekar.

  • BADAN USAHA MILIK DESA

    BUMDes atau Badan Usaha Milik Desa yang dikelola langsung oleh Warga Desa Mandalamekar merupakan salah satu Lembaga yang diharapkan mampu meningkatkan PADes serta mampu memberi peluang Bisnis Masyarakat yang ada di Wilayah Desa Mandalamekar.

  • SENI DAN BUDAYA

    Berbagai Kesenian yang ada di Wilayah Desa Mandalamekar menjadi salah satu pendorong Kemajuan Perekonomian Masyarakat Desa, Kesenian yang ada di Desa Mandalamekar Diantaranya Pencak Silat, Sisingaan atau Rajawali, Calung dan masih banyak lagi yang lainnya.

  • UMKM UNGGULAN

    Tape Singkong atau Peuyeum merupakan salah satu Produksi Makanan Unggulan Wilayah Desa Mandalamekar, Karena banyaknya Pedagang Peuyeum yang ada di seputaran Kota Bandung Sebagian Besar Produksinya dari Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.

Tampilkan postingan dengan label Kewilayahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kewilayahan. Tampilkan semua postingan

MANDALAMEKAR ( JELANG PEMILIHAN RT RW SERENTAK )

Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung menjelang Pemilihan Ketua RT dan RW serentak se Desa Mandalamekar, menurut catatan admin yang diterima di Desa Mandalamekar ada 45 Rukun Tetangga dan 13 Rukun Warga yang ada di Desa Mandalamekar dengan luas Wilayah 196,53 Ha dan Jumlah Penduduk pada Akhir Tahun 2023 mencapai 8.094 orang dengan jumlah jiwa Laki-laki sebanyak 4.144 orang dan Jumlah jiwa Perempuan sebanyak 3.950 orang dan Jumlah Kepala Keluarga sebanyak 2.412 KK.

Dengan  adanya Keputusan Kepala Desa Mandalamekar bahwa Tahun 2024 akan diadakan Pemilihan Ketua RT dan Ketua RW serentak karena dengan kebetulan bahwa seluruh SK Kepengurusan RW yang ada di Desa Mandalamekar telah habis seluruhnya pada bulan April ini. Dengan demikian para Kepala Dusun dan Kepengurusan yang ada diwilayah sedang disibukan dalam pembentukan Panitia Pemilihan Ketua RT dan RW.

Kepala Desa Mandalamekar menekankan bahwa Pemilihan Ketua RT maupun Ketua RW se - Desa Mandalamekar harus tuntas di bulan April 2024 ini dan akan langsung dilaksanakan Pelantikan Ketua RT dan RW oleh Kepala Desa secara langsung di Kantor Desa Mandalamekar.

Diharapkan para Ketua RT dan RW yang terbentuk di Tahun ini dapat lebih meningkat kinerjanya agar wilayah yang dipimpinnya dapat lebih maju dan berkembang serta dapat bersaing dalam segala hal menuju kemakmuran, kemajuan, kesejahteraan warga setempat.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Tupoksi atau Susunan Kepengurusan serta atribut yang harus ada di Kepengurusan Ketua RT dan RW yang mengacu pada Peraturan Bupati No 3 Tahun 2022 silahkan anda lihat Disini....


Bila Artikel Ini Bermanfaat, Anda Bisa Bagikan Ke:

GEMA TAKBIR DI MASJID JABAL ROHMAH


Pagi Hari yang indah dihari I'dul Fitri dengan matahari yang bersinar terang serta suara Takbir Bergema diseluruh sudut Dunia ini yang dilakukan oleh hamba-hambaNya maupun dari mahluk lain termasuk dari gunung, pohon ataupun bebatuan dan lainnya memuji Ke EsaanNya.

Begitupun yang dilakukan Warga RT 001, 002 dan 003 RW 009 Desa Mandalamekar dan sekitarnya yang mengadakan Sholat Sunah I'dul Fitri bersama, Sholat I'dul Fitri itu sendiri dilaksanakan di Masjid Jami Jabal Rohmah RT 002 RW 009 Kampung Cibanteng  Hilir, dalam kesempatan ini Ustad Mohammad Ghozali menerangkan terlebih dahulu tentang Pendapatan Zakat Fitrah dari seluruh warga yang ada di Wilayah RW 009 Desa Mandalamekar yang mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun kemaren, tahun ini kita mendapat Zakat Pitrah yang terkumpul setelah diungkan mencapai Rp. 15.008.000,- ( Lima Belas Juta Delapan Ribu Rupiah ) " Tegasnya

Memang tahun ini cukup berbeda dengan tahun sebelumnya baik dari segi Zakat maupun kehadiran yang melaksanakan Sholat Sunah I'dul Fitri pun meningkat jumlahnya, semua ruangan Masjid terisi penuh sampai halaman Masjid dan ditambah lagi jalan pinggir Masjid Jabal Rohmah tersebut.

Masjid Jabal Rohmah yang baru tiga tahunan dibangun dengan seluruh Pembangunannya dan tanahnya hasil dari sumbangan mutlak Bapak H. Eko menjadi salah satu Masjid megah yang ada di Wilayah Desa Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung.

Dalam Ceramahnya Ustad Mohammad Ghozali mengangkat tema tentang pentingnya selalu bersyukur kepada Alloh Subhanahu Wata'ala yang telah memberikan Nikmat nikmat yang tak pernah berhenti, Kita mesti terus bersyukur atas nikmat yang diberikan sehingga kita masih bisa berkumpul pada waktu ini dan masih bisa saling ber maap-maapan dan saling memberi kebahagian antar kita, kalaulah Alloh menghendaki kemungkinan kita ga bisa bertemu disaat ini, dengan kenikmatan dari Alloh tersebut maka yang terjadi sekarang ini kita masih dapat berkumpul dan semoga kita juga sampai lagi pada I'dul Fitri nanti... " Tegas Ustad Ghozali dalam Ceramahnya.




Bila Artikel Ini Bermanfaat, Anda Bisa Bagikan Ke:

ATASI STUNTING DENGAN PADI GOGO INFAGO13

Field Day dan Panen Padi Gogo Inpago13 di Laboratorium lapangan pada tanggal 03 April 2024 bertempat di Perkebunan Wilayah Desa Cikadut yang di hadiri oleh Kepala Dinas Pertanian beserta para Stafnya, hadir juga dalam acara tersebut Bapak Camat Cimenyan serta Kepala Desa Mandalamekar beserta para Kepala Dusun.

Pengembangan Padi Gogo Infago13 yang digadang dapat menjadi acuan penurunan Stanting yang diadakan oleh Kelompok Tani Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung ( HKTI ) yang di Ketuai oleh Bapak Riben Sumpena sudah saatnya panen, sehingga pada tanggal 13 April 2024 diadakanlah Panen Padi Gogo Infago 13.

Dengan semakin maraknya program Stunting ke seluruh pelosok Negeri ini termasuk di Wilayah Desa Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung, Penanaman padi Gogo Infago 13 oleh Kelompok Tani yang ada di Wilayah Desa Mandalamekar atau HKTI Mandalamekar ( Himpunan Kelompok Tani Indonesia ) yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung mengadakan terobosan baru guna pencegahan Stunting yang ada di Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Khususnya dengan mengadakan penanaman padi, dengan keberhasilan Panen Perdana ini menunjukan bahwa Padi Gogo dapat tumbuh subur didataran tanah yang ada di Wilayah Kecamatan Cimenyan dan kemungkinan besar akan dikembangkan lebih luas lagi ke daerah lainnya yang ada di Wilayah Kabupaten Bandung.

Dengan adanya Panen ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian bahwa HKTI di Wilayah Kecamatan Cimenyan Khususnya di Desa Mandalamekar itu masih ada dan masih aktif, Semoga dengan adanya Panen Padi Gogo Infago13 ini kita semua menjadi tahu bahwa HKTI itu ada dan aktif terutama di Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan" Tegas Kepala Dinas didalam Sambutannya.

Pengembangan Padi Gogo itu sendiri akan disebarluaskan kepelosok Wilayah Kabupaten Bandung agar semakin banyak para petani menanam padi Gogo Infago13 dan masyarakat dapat mengkonsumsinya seperti mengkonsumsi padi yang lainnya karena padi Gogo Infago 13 ini dapat menghambat bahkan menurunkan angka Stunting di tiap Wilayah.




Bila Artikel Ini Bermanfaat, Anda Bisa Bagikan Ke:

SANG DEWI YANG DINANTI

        Sang Dewi yang Dinanti, disini kita akan bicara tentang Desa Wisata ( Dewi ) Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung yang diharapkan menjadi kenyataan dengan baik dan benar tanpa adanya halangan atau rintangan yang berarti dalam mewujudkan harapan yang sudah lama terpendam.

Desa Mandalamekar memang mempunyai dasar bisa atau tidaknya dijadikan sebagai Desa Wisata yang diharapkan semua pihak termasuk Program dari Kabupaten Bandung itu sendiri, namun disisi lain kendala serta rintangan takan begitu saja bisa disingkirkan dengan mudah.

Dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Mandalamekar pada Khususnya Pihak Pemerintah Desa berupaya selalu untuk mensejahterakan masyarakatnya tanpa bantuan secara langsung dengan kata lain biarlah masyarakat berdikari dan mampu bangkit dari segala kesulitan terutama kesulitan ekonomi walau dengan segala keterbatasan yang ada.

Mengenai Desa Wisata yang sejatinya harus terwujud, akan tetapi perlu kita ingat bahwa untuk mewujudkan satu impian kita juga harus benar benar mampu membuat sketsa tentang Desa Wisata yang diinginkan, salah satu pilihan yang baik memang jikalau Desa dijadikan sebagai Desa Wisata yang bisa mendatangkan pundi pundi keuntungan yang langsung nantinya dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat yang ada di desa tersebut, akan tetapi seperti yang diatas disebutkan bahwa untuk mencapai tujuan itu kemungkinan kita harus mampu meneliti terlebih dahulu keadaan wilayah melalui data yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan, dibawah ini sedikit rujukan guna bisa mewujudkan impian kita yaitu menjadikan Desa sebagai Desa Wisata agar supaya orang orang yang berada di luar Desa dapat datang dan datang lagi serta bisa menikmati setiap suguhan Pemandangan, Kuliner, Kerajinan dan lain sebagainya yang nantinya diharapkan orang yang datang tersebut dapat berbelanja didalam Desa Wisata tersebut.

Untuk mewujudkan impian itu kita memerlukan atau harus mengetahui :

  • Luas Wilayah yang akan dijadikan Icon Desa Wisata secara detail
  • Mengetahui dengan benar kemampuan masyarakat disekitar wilayah yang dituju
  • Mengetahui dengan pasti Jumlah UMKM serta bidang apa saja yang ada di UMKM tersebut.
  • Membuat Sketsa atau bagan wilayah terpenting yang masuk dalam Desa Wisata
  • Mendata masyarakat yang bergerak di bidang Kuliner, Kerajinan, Agrobisnis, Agribisnis, Pembuatan Pakaian dan lainnya.
  • Mendata wilayah yang tidak bisa dijadikan Wilayah Desa Wisata maupuun yang bisa.
  • Memberikan saran pandangan serta solusi kepada masyarakat sekitar tentang Tujuan Desa Wisata.
  • Data secara detail wilayah yang rawan kecelakaan longsor, banjir dan sebagainya guna mengantisifasi kejadian kedepannya.
  • Tak kalah pentingnya yaitu membuat Peta Titik Kumpul apabila ada suatu kejadian yang tidak diinginkan oleh kita yang bisa melibatkan Wisatawan yang ada dio Wilayah Desa Wisata tersebut.
  • Memberikan motivasi penuh kepada masyarakat agar masyarakat mengerti keuntungan yang akan di dapat bila Desa Wisata ada secara berkala.
  • Menampung aspirasi masyarakat dengan mengadakan Forum Penggiat Desa Wisata.

Itu mungkin sebagian kecil yang harus dilakukan atau dilaksanakan agar Desa Wisata terwujud dengan baik dan mungkin masih banyak sekali yang harus kita pahami yaitu mengenai penataan wilayah.

Pengertian tentang Daerah Wisata itu cukup banyak dan beragam, karena menjadikan satu wilayah menjadi tempat wisata bukan hanya menyediakan tempat untuk bersantai atau bermain akan tetapi daerah wisata adalah daerah yang banyak dikunjungi oleh orang orang dari luar daerah yang bukan hanya untuk bermain maupun bersantai, yang pasti jadikan daerah sebagai tujuan wisata guna membangkitkan perekonomian masyarakat yang ada di wilayah tersebut.



Bila Artikel Ini Bermanfaat, Anda Bisa Bagikan Ke:

KAMPUNG SINOM RW 003

 
            Kampung Sinom atau Jalan Sinom berada pada dua Rukun Warga yaitu RW 003 dan RW 004 yang juga berbatasan langsung dengan Wilayah Kota Bandung atau Kelurahan Jatihandap Kecamatan Mandalajati Kota Bandung, memang kalo kita mendengar Sinom kita juga teringat satu pupuh atau satu karya seni yaitu Pupuh Sinom, untuk kali ini admin memang belum mengetahui dengan benar riwayat Kampung atau Jalan Sinom ini apakah berhubungan dengan Pupuh Sinom atau tidak.

Rukun Warga 003 Kampung atau Jalan Sinom memang disebut wilayah yang cukup kecil juga yang memang hanya ada dua RT serta jumlah penduduknya juga tidak terlalu padat. Sedangkan untuk masalah Pendidikan di Rukun Warga 003 ini berdiri Sekolah Dasar yaitu Sekolah Dasar Negeri Panyandaan yang dulunya tidak terbagi akan tetapi sekarang terbagi menjadi dua yaitu SDN Panyandaan I dan SDN Panyandaan II.

Untuk mata pencaharian Penduduk Kampung Sinom RW 003 Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung ini mungkin bisa dikatakan kebanyakan Wiraswasta akan tetapi tidak sedikit juga sebagai Pegawai Swasta, TNI, POLRI, maupun Buruh Harian Lepas.

Berbicara masalah Luas Wilayah RW 003 Desa Mandalamekar kurang lebih ....... Ha dengan jumlah Penduduk laki laki kurang lebih .......... Orang dan jumlah penduduk perempuannya sekitar ....... orang berada pada ketinggian sekitar 800 dpl.

Rukun Warga 003 Kampung Sinom itu sendiri menjadi salah satu Wilayah yang menjadi Perbatasan antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung dikarenakan berdirinya Tugu Perbatasan dari Provinsi maupun Gapura Perbatasan Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.
 
 
 
 

Bila Artikel Ini Bermanfaat, Anda Bisa Bagikan Ke:

KAMPUNG SASAK BATU RW 002

            Kampung Sasak Batu RW 002 Desa Mandalamekar tercatat di Catatan Pemerintah Desa bahwa Penduduknya paling padat diantara RW lainnya karena Kampung Sasak Batu Juga berbatasan langsung dengan Kota Madya Bandung.

RW 002 ini disebut Kampungnya yaitu Kampung Sasak Batu, dari nama tersebut memang dahulu sebelum menjadi sekarang ini Kampung Sasak Batu merupakan Wilayah Pesawahan yang perbatasannya antara Desa Mandalamekar dan Desa Cimenyan dibatasi dengan sungai sekarang ini, nah disinilah asal mula nama tempat menjadi Kampung Sasak Batu.

Penasaran dengan Nama Kampung Sasak Batu, kita Ceritakan sedikit aja ya..., dahulu wilayah ini merupakan wilayah pesawahan yang cukup subur dan menjadi penopang sebagian kebutuhan beras kota Bandung, seiring berjalannya waktu maka terkikislah pesawahan tersebut menjadi daratan dan pada akhirnya menjadi perumahan akan tetapi nama Sasak Batu tidaklah hilang walau sudah berganti suasana, mengapa Kampung ini dinamakan Sasak Batu dikarenakan dulu untuk penyebrangan sungai dangkal yang ada di wilayah ini hanya memakai alas batu dan tidak seperti biasanya memakai semacam jembatan akan tetapi dibagian yang lainnya memang ada juga jembatan dari pohon kelapa maupun dari bambu hanya kebanyakan tanpa jembatan makanya dinamakan Sasak Batu pengertiannya Sasak = Jembatan dan Batu = Batu.

Dari awal berita sudah disebutkan bahwa Penduduk Wilayah Kampung Sasak Batu RW 002 ini tergolong cukup padat dengan empat rukun tetangga ( RT ), mempunyai Luas Wilayah ..... Ha, mempunyai Jumlah Penduduk Laki laki ........ Jiwa dan Penduduk Perempuan ...... Jiwa dengan Jumlah KK sebanyak ....... KK dengan mata pencaharian didominasi Pegawai dan Pedagang serta lainnya.



Bila Artikel Ini Bermanfaat, Anda Bisa Bagikan Ke:

KOMPLEK MANDALA RW 001

            Komplek Mandala yang berada paling bawah Wilayah Desa Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung masuk pada Letak Wilayah Rukun Warga 001 dan menjadi Komplek pertama dari mulai berdirinya Desa Mandalamekar serta Luas Wilayahnya cukup kecil dbandingkan Wilayah RW lainnya yang ada di Desa Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung.

Sebelum berdirinya Desa Mandalamekar Komplek ini memang sudah ada dan dulu berada pada wilayah Kelurahan Mandalajati Kecamatan Cicadas Kota Madya Bandung, setelah Desa Mandalamekar berdiri barulah Komplek ini masuk pada Wilayah Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.

Sebenarnya Kata Mandala itu sendiri mengandung makna yang besar bila ditelaah, dahulu setiap memberi nama daerah atau tempat tentunya dengan perhitungan yang matang dan atas dasar petunjuk dari ketua kampungnya dan Nama Mandala itu sendiri menurut cerita terdahulu adalah Raja.

Berbcara masalah keadaan wilayah RW 001 Komplek Mandala adalah sebagai berikut : Luas Wilayah RW 001 Komplek Mandala kurang lebih ........ Ha, Jumlah Penduduk RW 001 Komplek Mandala kurang lebih ....... Jiwa terbagi dua yaitu Laki laki berjumlah ...... Jiwa dan Perempuan berjumlah ...... Jiwa, Mata Pencaharian penduduk sangatlah beragam mulai dari TNI, PORLI, Dokter, Pekerja Kantor, Wiraswasta, Dosen serta di Wilayah RW 001 Komplek Mandala telah lama juga berdiri satu Klinik Kesehatan yaitu Klinik Sony Medika yang buka 24 Jam dan juga berdiri beberapa Cafe yang dengan pemandangan langsung ke daerah kota bandung.

Demikian sedikit ulasan tentang Komplek Mandala RW 001 semoga bermanfaat.



Bila Artikel Ini Bermanfaat, Anda Bisa Bagikan Ke:

ARTI SEBUAH NAMA

            Kalau kita berbicara mengenai suatu daerah sudah barang tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu nama daerah tersebut agar kita dengan mudah dapat menentukan tujuan kita yang sesungguhnya. Tujuan tersebut merupakan tujuan awal dan kemungkinan menjadi tujuan akhir dari pencarian tempat tinggal.

Melalui postingan kali ini Admin akan mencoba membeberkan Nama Wilayah atau Kampung yang ada di Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, pertanyaannya buat apa admin membeberkan nama-nama Kampung tersebut..?, Tujuan dari penilisan ini dikarenakan banyak sekali orang yang datang ke Wilayah Desa Mandalamekar Cimenyan tidak mengetahui Nama Kapung atau tempat yang ada di Wilayah Desa Mandalamekar termasuk para pendatang yang sengaja membeli tempat tinggal di Desa Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung.

Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan yang berada di bagian utara Bandung atau disebut juga Bandung utara merupakan salah satu Desa yang masuk ke Wilayah Kabup[aten Bandung Jawa Barat, Desa Mandalamekar termasuk juga Desa transisi dikarenakan berbatasan langsung dengan Kota Madya Bandung atau Kota Bandung, menjadi salah satu Desa yang cukup pesat kemajuan penduduknya dengan kata lain Desa Mandalamekar berpotensi menjadi Desa Maju Mandiri.

Ada beberapa Nama Komplek atau Kampung yang berada di Wilayah Desa Mandalamekar yang memang setiap Komplek atau Kampung mempunyai arti atau makna yang berbeda beda maka dari itu mulai postingan ini kemungkinan admin akan mengulas dari Mulai Nama Komplek atau kampung beserta asal usul atau arti dari sebuah nama kampung atau komplek yang ada.

Kita mulai dari yang paling bawah nama Komplek atau Kampung yang ada di Desa Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung.

  1. Komplek Mandala
  2. Kampung Sasak Batu
  3. Kampung Sinom
  4. Kampung Panyandaan termasuk Panyandaan pojok
  5. Kampung Babakan Bah Eweh
  6. Kampung Cikasimukan
  7. Kampung Cibanteng Hilir
  8. Kampung Cipurut
  9. Kampung Cibanteng Tonggoh
  10. Komplek Unisba
  11. Komplek Griya Mandala Permai

Itulah nama Komplek dan Kampung yang ada di Wilayah Desa Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung, untuk sementara admin posting nama dahulu akan tetapi kemungkinan besar postingan nantinya akan berlanjut pada mulai dari arti, sejarah, keadaan Wilayah, Ekonomi masyarakatnya, tempat tempat UMKM nya dan lain sebagainya akan coba admin ungkap nantinya.




Bila Artikel Ini Bermanfaat, Anda Bisa Bagikan Ke:

PROFIL KEADAAN WILAYAH

            Berdasarkan Data Desa Mandalamekar pada bulan September 2023, jumlah penduduk laki-laki Desa Mandalamekar sebanyak 4.144 orang dan jumlah penduduk perempuan Desa Mandalamekar sebanyak 3.950 orang. Jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 2.412 KK, meningkat cukup tajam mencapai 10.4 % dari tahun sebelumnya.

Profil sosial masyarakat

        Dalam aktivitas keseharian, masyarakat Desa Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung sangat taat dalam menjalankan ibadah keagamaan. Setiap Warga dan Rukun Tetangga memiliki kelompok-kelompok pengajian. Pada peringatan hari besar Islam, penduduk Desa Mandalamekar kerap menggelar acara peringatan dan karnaval budaya dengan tema yang disesuaikan dengan hari besar keagamaan. Sebagian besar warga Desa Mandalamekar terafiliasi pada organisasi kemasyarakatan.

Gelaran perayaan lain selalu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Setiap Rukun Warga akan turut serta dan semangat menampilkan ciri khasnya dalam acara peringatan dan karnaval budaya.

Kelompok pemuda di Desa Mandalamekar yang tergabung dalam kelompok pegiat Karang Taruna menjadi salah satu aktor utama dalam banyak kegiatan desa. Kelompok ini aktif menggelar program kegiatan untuk isu demokrasi kepada warga, penguatan ekonomi produktif, pelatihan penanggulangan bencana, dan kampanye Pencegahan Narkoba.

Sejumlah penduduk Desa Mandalamekar bekerja sbagai Petani dan Pegawai Swasta. Namun, ikatan sosial mereka terhadap tanah kelahiran tetap tinggi.

Profil politik masyarakat

Warga Desa Mandalamekar dikenal sebagai kelompok masyarakat yang paling aktif dan memiliki potensi tertinggi untuk berpartisipasi dalam pemberian suara untuk Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah Langsung. Tingkat partisipasi warga di desa ini terbanyak jika dibandingkan dengan desa lain di Kecamatan Cimenyan.

Warga Desa Mandalamekar sangat aktif dalam mengawal proses penyusunan Rancangan Kegiatan Pembangunan Desa Mandalamekar dan aktif dalam beragam kegiatan yang diadakan Pemerintah Desa Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung.

Permasalahan mendasar yang ada di Desa Mandalamekar adalah tidak imbangnya jumlah pencari kerja dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia. Sekalipun jumlah pengangguran di Desa Mandalamekar pada Tahun 2023 cukup tinggi akan tetapi kebanyakan mereka bekerja di luar Desa. Jadi, perlu gerakan kembali ke Desa serta menarik sumber-sumber ekonomi ke desa agar pencari kerja tidak banyak tersedot ke luar Desa.

Untuk mengetahui secara rinci perkembangan Desa Mandalamekar, dibawah ini saya tampilkan sebagian Profil Penduduk.....

PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN

A. Jumlah Penduduk

Jumlah

Jenis Kelamin

Laki - Laki

Perempuan

Jumlah penduduk tahun ini

4.144 Orang

3.950 Orang

Jumlah penduduk tahun lalu

4.128 Orang

3.909 Orang

Persentase perkembangan

0,4 %

1,05 %


B. Jumlah Keluarga

Jumlah

KK

Laki-laki

KK Perempuan

Total

Jumlah Kepala Keluarga tahun ini

2.157 KK

255 KK

2.412 KK

Jumlah Kepala Keluarga tahun lalu

1.997 KK

187 KK

2.184 KK

Prosentase Perkembangan

8 %

36,4 %

10,4 %

EKONOMI MASYARAKAT

A. Pengangguran

Jumlah angkatan kerja (penduduk usia 18-56 tahun)

4.198 Orang

Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang masih sekolah dan tidak bekerja

1.383 Orang

Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang menjadi ibu rumah tangga

1.061 Orang

Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja penuh

2.815 Orang

Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja tidak tentu

321 Orang

Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan tidak bekerja

14 Orang

Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan bekerja

5 Orang

 

B. Kesejahteraan Keluarga

Jumlah keluarga prasejahtera

365 Keluarga

Jumlah keluarga sejahtera 1

250 ZKeluarga

Jumlah keluarga sejahtera 2

1.031 Keluarga

Jumlah keluarga sejahtera 3

668 Keluarga

Jumlah keluarga sejahtera 3 plus

98 Keluarga

Total jumlah kepala keluarga

2.412 Keluarga

PENDAPATAN PERKAPITA MENURUT SEKTOR USAHA

A. Industri kecil, menengah dan besar

Jumlah rumah tangga

2412 Keluarga

Jumlah total anggota rumah tangga

5682 orang

Jumlah rumah tangga buruh tani

31 Keluarga

Jumlah anggota rumah tangga buruh

124 orang

Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga

Rp 3.500.000,-

 

B. Jasa dan perdagangan

Jumlah rumah tangga

2.412 Keluarga

Jumlah total anggota rumah tangga

5.682 Orang

Jumlah rumah tangga buruh tani

186 Keluarga

Jumlah anggota rumah tangga buruh

744 Orang

Jumlah pendapatan perkapita dari sektor tersebut untuk setiap rumah tangga

Rp 2.800.000,-

 

C. PENDAPATAN RILL KELUARGA

Jumlah Kepala Keluarga

2.412  KK

Jumlah Anggota Keluarga

5.682 Orang

Jumlah Pendapatan Kepala Keluarga

Rp 2.800.000,-

Jumlah pendapatan dari anggota keluarga yang bekerja

Rp 0,00

STRUKTUR MATA PENCAHARIAN MENURUT SEKTOR

A. Sektor Pertanian

Petani

3 Orang

Buruh Tani

120 Orang

Pemilik Usaha Tani

50 Orang

 

B. Sektor Peternakan

Peternakan Perorangan

1 Orang

Buruh Usaha Peternakan

20 Orang

Pemilik Usaha Peternakan

50 Orang

 

C. Sektor Industri Kecil & Kerajinan Rumah Tangga

Montir

5 Orang

Tukang batu

1 Orang

Tukang sumur

3 Orang

Pemulung

5 Orang

Tukang jahit

5 Orang

Tukang kue

3 Orang

Tukang rias

2 orang

Pengrajin industri rumah tangga lainnya

5 Orang

 

D. Sektor Industri Menengah dan Besar

Pemilik perusahaan

3 Orang

 

E. Sektor Jasa

Buruh usaha jasa transportasi dan perhubungan

53 Orang

Pemilik usaha warung, rumah makan dan restoran

1 Orang

Pegawai Negeri Sipil

178 Orang

TNI

10 Orang

POLRI

14 Orang

Bidan swasta

3 Orang

Guru swasta

174 Orang

Pensiunan TNI/POLRI

6 Orang

Pensiunan PNS

30 Orang

Seniman/artis

6 Orang

Pembantu rumah tangga

70 Orang

Sopir

6 Orang

Tidak mempunyai matapencaharian tetap

30 Orang

Jasa penyewaan peralatan pesta

3 Orang

PENGUASAAN ASET EKONOMI MASYARAKAT

A. ASET PERUMAHAN RUMAH MENURUT DINDING

Tembok

1.193 Rumah

Kayu

87 Rumah

Bambu

14 Rumah

 

B. RUMAH MENURUT LANTAI

Keramik

1.903 Rumah

Semen

135 Rumah

Kayu

51 Rumah

Tanah

6 Rumah

 

C. RUMAH MENURUT ATAP

Genteng

1.917 Rumah

Seng

2 Rumah

Asbes

52 Rumah

Beton

26 Rumah

Bambu

2 Rumah

Kayu

3 Rumah

PEMILIKAN ASET EKONOMI LAINNYA

Jumlah keluarga memiliki TV dan elektronik lainnya

1.925 Keluarga

Jumlah keluarga memiliki sepeda motor/sejenisnya

1.805 Keluarga

Jumlah keluarga memiliki mobil dansejenisnya

346 Keluarga

Jumlah keluarga memiliki ternak besar

14 Keluarga

Jumlah keluarga memiliki ternak kecil

52 Keluarga

Jumlah keluarga yang memiliki hiasan emas/berlian

924 Keluarga

Jumlah keluarga yang memiliki buku surat berharga

973 Keluarga

Jumlah keluarga yang memiliki sertifikat tanah

510 Keluarga

Jumlah keluarga memiliki peruahaan industri menengah

141 Keluarga

Jumlah keluarga memiliki perusahaan industri kecil

7 Keluarga

Jumlah keluarga memiliki usaha transportasi/pengangkutan

2 Keluarga

Jumlah keluarga yang memiliki aset telekomunikasi

250 Keluarga

PENDIDIKAN MASYARAKAT

A. Tingkat Pendidikan Penduduk

Jumlah penduduk buta aksara dan huruf latin

45 Orang

Jumlah penduduk usia 3-6 tahun yang masuk TK dan Kelompok Bermain Anak

268 Orang

Jumlah anak dan penduduk cacat fisik dan mental

7 Orang

Jumlah penduduk sedang SD/sederajat

683 Orang

Jumlah penduduk tamat SD/sederajat

1.077 Orang

Jumlah penduduk tidak tamat SD/sederajat

321 Orang

Jumlah penduduk sedang SLTP/sederajat

358 Orang

Jumlah penduduk tamat SLTP/sederajat

656 Orang

Jumlah penduduk sedang SLTA/sederajat

250 Orang

Jumlah penduduk tidak tamat SLTP/Sederajat

258 Orang

Jumlah penduduk tamat SLTA/Sederajat

825 Orang

Jumlah penduduk sedang D-1

0 Orang

Jumlah penduduk tamat D-1

98 Orang

Jumlah penduduk sedang D-2

0 Orang

Jumlah penduduk tamat D-2

5 Orang

Jumlah penduduk sedang D-3

0 Orang

Jumlah penduduk tamat D-3

137 Orang

Jumlah penduduk sedang S-1

0 Orang

Jumlah penduduk tamat S-1

553 orang

Jumlah penduduk sedang S-2

0 Orang

Jumlah penduduk tamat S-2

98 Orang

Jumlah penduduk tamat S-3

30 Orang

Jumlah penduduk sedang SLB A

0 Orang

Jumlah penduduk tamat SLB A

2 Orang

Jumlah penduduk sedang SLB B

0 Orang

Jumlah penduduk tamat SLB B

0 Orang

Jumlah penduduk sedang SLB C

0 Orang

Jumlah penduduk tamat SLB C

0 Orang

Jumlah penduduk cacat fisik dan mental

7 Orang

 

B. Wajib belajar 9 tahun

Jumlah penduduk usia 7-15 tahun

1.270  Orang

Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang masih sekolah

1.110 Orang

Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang tidak sekolah

1 Orang

 

C. Rasio Guru dan Murid

Jumlah guru TK dan kelompok bermain anak

33 Orang

Jumlah siswa TK dan kelompok bermain anak

297 Orang

Jumlah guru SD dan sederajat

28 Orang

Jumlah siswa SD dan sederajat

771 Orang

Jumlah guru SLTP dan sederajat

9 Orang

Jumlah siswa SLTP dan sederajat

181 Orang

Jumlah guru SLTA/sederajat

0 Orang

Jumlah siswa SLTA/sederajat

0 Orang

Jumlah siswa SLB

0 Orang

Jumlah guru SLB

0 Orang

 

Sumber:
Laporan Kasi Pemerintah yang tertuang dalam Laporan Demografi Desa Mandalamekar Tahun 2023.

 

 

Bila Artikel Ini Bermanfaat, Anda Bisa Bagikan Ke:

MPC Terbaru

Komentar, Saran dan Pandangan Anda

Pengumuman

Bagi Warga Desa Mandalamekar Khususnya yang mempunyai Usaha Mikro Kecil Menengah atau Anda mempunyai berita ingin tampil di Website ini, Jangan Kuatir.... Klik aja Disini lalu Hubungi Nomor yang tercantum maka apa yang anda harapkan akan terwujud.

PENGUNJUNG MPC